Menganalisa Iklan Dari Jagad Internet

Udah Nulis Panjang-panjang, Gagal Closing Juga Akhirnya

Pernah ngalamin pasti kan? Teman-teman sudah lelah menulis panjang-panjang keunggulan, kelebihan, suatu produk, benefitnya, manfaatnya, eh, kosong. Gagal closing juga. Biaya sudah banyak-banyak dikeluarin melalui iklan facebook atau google adwords tetap aja melompong. Wah, kacau kalau begitu. Nyesek banget.

Aneh gak sih teman-teman begitu? Apa yang membedakan, kita menulis iklan dengan mereka yang juga nulis iklan. Apalagi mereka jauh lebih sukses, laku jualannya, lebih banyak pendapatannya. Anehnya itu kita juga gak nemu-nemu konsepnya, penyelesaiannya. Gagal closing jadi momok terbesar setiap orang jualan. Buntutnya, makin banyak orang nekat jualan, makin banyak orang gagal closing juga. Akhirnya, uang terhambur begitu saja secara percuma.

Apa saran saya? Cuma satu kok,

Silahkan Cari Iklan Keren Berupa Video

Banyak yang tidak percaya, bahwa iklan video adalah iklan yang paling komplit untuk dipelajari. Baik dari jalan ceritanya, dialognya, kontennya, isu yang diangkat, benefit produk, dan masih banyak lainnya. Karena iklan video diciptakan untuk menarik “perhatian” atau “awareness” para konsumennya. Mudahnya, saat kita menonton iklan dalam bentuk video dan kita merasa tertarik, “bisa juga iklannya,” atau kalimat sejenis itu yang kita ucapkan, sudah pasti, produk tersebut menang di pikiran kita.

gagal closing

Sudah lihat iklan bukalapak yang greget itu? Dengan menggandeng band “netral” dan mengubah lirik lagu mereka, bukalapak mengusung tema menawar hingga gila. Seru karena waktu iklan ini tayang, bertepatan dengan harbolnas. Banyak dicari orang iklan ini karena dianggap salah satu iklan yang aneh. Sudah banyak iklan yang aneh dan bukalapak berhasil memadukan iklan dan produk mereka. Apa sih produk mereka? Produk mereka ya website jual beli itu.

Coba analisis video iklan itu. Setidaknya iklan itu telah ditonton sebanyak 5,8 juta lebih di Youtube, mendapatkan 8000 lebih like dan yang dislike hanya 600an orang. Sukses karena banyak sekali komentar di Youtube yang menjelaskan iklan ini menarik.

gagal closing

Sudah lihat buktinya? Apa yang perlu kita analisis pertama kali dari studi kasus buka lapak itu? Pertama jelas target dan evennya.

Bedah Video Iklan Menjadi Naskah Sederhana

Bertepatan dengan harbolnas, maka jelas diskon belanja online besar-besaran. Bukalapak hanya perlu “trigger” atau “pemicu” yang menandakan mereka lagi buka diskon gede-gedean. Hanya sekali setahun, yaitu saat harbolnas. Sehingga apa sih ide yang bisa kita ciptakan kalau mau banting harga maksimal? Mau diskon 90% atau 99%? Yang ada malah bangkrutkan? Diskon harbolnas tetap harus untuk pemilik produk. Jadi mencari ide harus terus dilakukan.

Kedua, menggandeng musisi. Jelas menggandeng orang kreatif itu jauh lebih keren ketimbang memaksa orang untuk jadi kreatif. Musisi bukanlah hal yang asing jika mereka termasuk bagian dari orang-orang kreatif yang ada di dunia ini. Saya yakin pihak dari band Netral juga diajak urun rembuk sebelum iklan itu jadi. Sekiranya iklan apa nih yang bisa dibuat biar keren? Sehingga pilihan jatuh pada lagu mereka tersebut. Silahkan baca sendiri di bukalapak.

Terus apa lagi? Mengubah lirik agar cocok sama bukalapak. Harbolnas identik dengan diskon, banting harga, bonus, dan lainnya. Tapi kata itu tidak cocok digunakan dalam lagu. Kata seperti untung besar, gratis ongkir, juga tidak masuk. Sehingga pemilihan kata yang tepat harus dipilih terus walaupun akhirnya jatuh pada kata sederhana yaitu, “harga gila, nego gila,” itu kata kunci terbaik untuk membuat orang sadar, oh, bukalapak lagi buka diskon besar nih. Walaupun menurut saya sendiri, juga lebih menarik kalau diganti jadi “belanja gila”. Tapi pilihan apa pun bukalapak berhasil menancapkan sugesti iklan mereka pada banyak orang. Terbukti mereka mendapatkan penghargaan, situs belanja paling populer di asia tenggara, dilansir oleh goodnewsfromindonesia.

Jangan Lupa Tulis Dulu Alurnya

Pembuatan alur ini tidak jadi sederhana kalau kamu jarang banget liat iklan. Semakin mengeles, menghindar, untuk nonton iklan ya kamu akan semakin kesulitan untuk menulis naskah iklan. Contohnya nih, kamu suka sekali sama trailer film. Itu termasuk iklan loh. Khusus untuk film. Semakin sering kamu nonton, kamu tahu alurnya seperti apa kan? Biasanya diawali langsung dengan adegan, spoiler dialog, momen bombastis, lalu cliffhanger atau menggantung. Itu untuk film loh. Untuk produk harus jelas tepat dan kena.

  • Scene 1, ibu sedang jalan menuju dapur, masakan yang ada di meja makan terbuka lebar, padahal di dekat situ ada kucing.
  • Scene 2, ibu merasa heran karena tidak cuma satu kucing, tapi ada 5. Herannya gak sampai situ, nyatanya, para kucing memilih untuk makan makanan mereka yang sebenarnya di wadahnya saja sudah ludes.
  • Scene 3, bapak datang, dari kerja untuk jam makan siang, mengelus perut buncit yang lapar, eh, setelah narik kursi meja makan, dia mencium bau yang membuat liurnya jatuh.
  • Scene 4, spontan bapak mengusir kucing-kucing itu dan mengambil alih wadah yang tak bersisa itu dan menjilatinya.
  • Scene 5, ibu masih berdiri ditempatnya semua dan semakin melotot penuh keheranan.
  • Scene 6, call to action atau ending, muncullah kaleng makanan kucing raksasa runtuh menghancurkan plafon ruang makan dan muncullah mereknya.

Itu narasi, jalan cerita, sederhana, yang berhasil saya buat sebentar saja. Apakah nanti iklannya juga jadi keren? Coba bayangkan, imajinasikan, dan rasakan. Buat iklan itu jauh lebih menarik sesuai dengan yang kamu pikirkan. Karena naskah sederhana itu kerangka yang mana, kalau kamu diskusikan lagi, bisa jadi keren.

Bisa mengarah pada produk makanan kucing, bisa juga mengarah pada produk bumbu/resep masakan agar lebih enak dari makanan kucing, dan lain sebagainya.

Mudahkan? Belum tentu naskah iklan yang saya buat itu diterima orang. Karena baru sebatas kerangka naskah saja. Bisa saja ditolak, diubah total, tapi menyumbangkan naskah sederhana itu bisa membuat orang lain ikut berpikir lebih kritis soal iklan. Gagal closing bukanlah lagi momok sekarang. Karena kamu pun bisa membuat iklan dari naskah iklanmu dengan ide liar dan gila.

Semoga tercerahkan ya, kedepannya saya akan coba buat lagi naskah iklan video, tulisan, atau apa pun yang bisa kamu contoh, tiru, modifikasi, sesuai dengan produk yang kamu miliki.

Source picture: unsplash

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *