Menganalisa Iklan Dari Jagad Internet

Mau Belajar Buat Banner Iklan Blog Yang Greget?

Mas, kok rasanya ribet ya mau buat banner iklan aja, kan bisa buat belajar.

Ya, saya juga gak memungkiri loh kalau buat iklan sekelas banner yang ukurannya kecil-kecil itu gampang. Pertimbangannya buanyak sekali. Hanya saja, banyak orang nih, cenderung fokus sama desainnya.

Bener gak? Pastinya.

Udah dibuat keren-keren, cantik-cantik, eh, kok ya gak ada yang ngeklik iklannya.

Udah buat berjam-jam, berhari-hari, kok dipasang di blog, warnanya gak cocok sama desain blognya.

Terus musti gimana? Oke, sabar. Perhatikan satu hal penting dulu sebelum kamu capek-capek buat desainnya.

Tentukan Dulu, Kamu Mau Nawarin Apa?

Coba keliling deh, pasti kamu pernah nemu blog yang ada desain iklan banner tulisannya, “pasang iklanmu disini, Rp 10.000 perbulan”. Kemudian saya tanyakan padamu. Tertarik gak dengan tawaran itu?

Minimal kamu akan ngeklik dulu. Lalu kamu akan dibawa ke halaman baru yang tujuannya menjelaskan kenapa kamu harus memasang iklan di blog tersebut. Entah itu karena pengunjung blognya sudah ribuan, entah itu karena harga murah, entah itu karena tawaran kalau iklanmu pasti mendapatkan pengunjung dengan angka tertentu.

Apapun tawarannya, biasanya kita gak langsung action nih. Soalnya, datar sekali tawarannya. Ya gak?

“Boro-boro 10.000 perbulan, 100.000 perbulan juga ogah, belum tentu juga diklik banyak orang.”

atau

“Duh, ini yang punya blog lagi butuh duit yak? Kasihan amat jadi murah banget pasang iklan disini.”

dan sebagainya.

Kebayang kan mengapa kamu harus punya tawaran menarik dulu sebelum membuat desainnya. Cek banner iklan dibawah ini yang sudah saya buat.

banner iklan

Berasa bedanya dibandingkan sekedar desain kalimat “pasang iklan Rp 10000 perbulan”?

Buat Kalimat Usil Suka-suka Kamu

Blog kamu itu milikmu sendiri. Jadi buat banner iklan ya suka-suka juga. Tidak ada aturan dan tidak ada paksakan. Sekreatif mungkin maka desainnya akan mengikuti nantinya. Bahkan yang sederhana aja bisa loh buat orang penasaran.

Contohnya, “juragan butuh traffic?” atau “kenapa gak mau kebanjiran order?” Nah, baru deh, di banner iklan itu, kamu arahkan ke halaman yang menjelaskan tawaran menarik lainnya beserta detail seperti harganya, seperti blog kamu punya berapa ribu pengunjung, dan lainnya.

Kamu juga bisa mencontoh berbagai sumber banner iklan yang ada di internet. Contohnya nih,

banner iklan
pic: keyword-suggestions.com
banner iklan
pic: keywordsuggest.org

Bagus gak? Intinya jelas, tawarannya jelas, desainya? Cek sendirikan, begitu standar. Netflix misalnya, dia langsung nampilkan produk, gak pake desain warna-warni dan cenderung dua warna dasar. Abu-abu dan merah. Begitu juga dengan McD. Desain warna merahnya jelas untuk kalimat penawaran dan logo, sisanya foto yang backgroundnya saja warna abu-abu.

Bukan berarti warna abu-abu itu harus loh ya, cuma lihat lagi kombinasi warnanya. Tidak banyak kan? Tidak aneh-aneh. Penawarannya harus terlihat jelas. Terbaca jelas. Tidak pake font unik-unik. Mudah dibaca. Mudah dipahami.

Tapi mas, aku gak bisa desainnya. Hm.. Kalau kamu gak bisa desain photoshop atau illustrator/corel kamu bisa kok cari media gratisan. Saya kasih tipsnya ya buat banner iklan yang pertama “cuma terima produk keren, klik untuk yang serius,” itu.

Beragam Tools Gratis di Internet, Salah Satunya, CANVA

Langsung, klik dan akses canva.com. Login pakai akun facebook aja untuk registrasinya. Kalau disuruh minta email lagi, ya siapin emailmu yang bisa kamu buka. Jangan email sembarangan yang passwordnya aja kamu sering lupa.

Setelah itu, klik tombol warna biru muda bertuliskan, “create a design”.

Kemudian, scrool sampai kebawah, nanti ada pilihan “ads” seperti gambar dibawah ini:

banner iklan

Untuk seperti contoh yang sudah saya kasih, pilih saja, “large rectangle” biasanya juga cocok kok untuk banyak blog. Nanti akan muncul banyak sekali template iklan. Tinggal pilih yang bertuliskan “free” lalu kamu ganti tulisannya dan kamu ganti fotonya. Pake foto yang udah disediakan bisa kok. Tapi kalau kamu pengen foto produkmu ya juga bisa. Tinggal klik tombol “upload” yang ada di menu bagian kiri.

Mudah kan?

Banyak orang tidak tahu dan harus capek-capek belajar desain. Sekarang semua tools bisa dicari gratisannya. Asal kamu benar-benar sering ke google dan ketik tuh disana.

Nah, kalau ada yang mau diskusi seputar banner iklan untuk blog atau produk, bisa langsung komentar dibawah. Oia, sekali lagi, tidak ada rumus pasti tentang kalimatnya harus seperti apa, desainnya harus bagaimana, yang penting adalah kamu mau MENAWARKAN APA pada banner iklan itu? Semakin sering buat banner iklan, kamu akan semakin mahir nantinya.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *